Selasa, 13 Agustus 2013

Come Back [Chapter VIII]



Title               : Come Back . . .

Author           : dita-cHun © 2013

Type               : Multichapter

Part                : 8

Rating            : PG-15

Genre             : Romance

Music             : Beat Line by Hey! Say! JUMP

Cast                :

Kanazawa Yuuri (OC)

Mizuhara Karin (OC)

Yamada Ryosuke

Chinen Yuuri

Arioka Daiki

Disclaimer    : Seluruh tokoh milik Tuhan, kecuali plot adalah milik saya XD, no bashing. Mau bash? Silahkan, saya tidak peduli bash-bash-an  macam apapun

Warning        : Gaje binti abal ~segala kekurangan adalah milik saya~

Note               : Ah! FF ini sudah mau tamat aja, nih! Sepanjang ngerjain ini FF dari chapter 7 sampe chapter 8 ini saya selalu dihantui mimpi-mimpi aneh. Memang mimpinya sih nggak ada hubungannya, tapi pas bangun saya tiba-tiba dapet mood dan ide untuk garap kelanjutan ini FF meskipun beberapa paragraf sekali. Akhirnya, chapter 8 bisa rilis juga! Yatta! \^O^/ Entah kenapa secara pribadi saya ngerasa kalo cara nulis saya kadang udah balik kayak masa lalu *nengok* Feelnya pelan-pelan terasa lagi, secara opini loh, ya. Ehehe. Meskipun konfliknya gini-gini aja, saya tetep pengen ini FF segera tamat karena pegel juga ngelihat ini FF gak tamat-tamat =___=’ *disepak readers* Ok, kepanjangan note-nya. Kalo gitu, happy reading! ^^ Jangan lupa komen yah!

Summary      : Mizuhara menceritakan perihal penyakit Ryosuke kepada Chinen dan Yuuri. Ia menjelaskan bahwa mungkin Ryosuke tidak akan bertahan lebih dari enam bulan. Chinen yang terdengar shock memutuskan untuk melupakan Yuuri dan membiarkan gadis itu di sisi Ryosuke. Yuuri meminta Chinen mengantarnya ke rumah sakit Jonan untuk menanyakan seputar kanker Ryosuke pada seorang dokter ahli, namun jawaban yang mereka peroleh tidak cukup memuaskan. Chinen dan Yuuri kembali dan berunding untuk mengabarkan perihal memberitahukan Ryosuke tentang penyakitnya.








     Aku mengantar Yuuri sampai setengah jalan. Ia bilang tidak perlu mengantar sampai ke rumahnya karena itu akan memakan sepuluh menit lebih lama untuk mengambil jalan memutar. Aku mengiyakan saja mengingat kondisi Yuuri masih cukup lemah setelah menghadapi beberapa minggu terakhir bersama keadaan Yamada yang kudengar semakin memburuk.

Kamis, 08 Agustus 2013

Soul [Chapter I]

Title      : Soul (Story kolaborasi with Tania Jumpers’Elf)
Author  : Dita Chun © 2012
Part      : 1
Genre   : Romance, Fantasy
Music    : Tommorow’s Way by Yui
Rating   : PG +13
POV      : Author
Cast     :
Hanazawa Ryuu (L)
Hanazawa Yuu (L)
Matsumura Kanzaki  (L)
Kanazawa Yuuri (P)
Mizuhara Karin (P)

karena masih ada yang bingung tentang OC-OC ini maka saya buat L dan P d part 1 supaya readers bisa mengerti apa jenis kelamin mereka XD
L = laki-laki
P = perempuan




.

.

   “Nii-chan? (kakak)”

   “Ryuu-chan, ada apa?”

   “Aku sangat merindukanmu, nii-chan.”

   “Demo (tapi), kita sudah berbeda, Ryuu-chan.”

   “Kenapa nii-chan selalu mengatakan hal itu dan hal itu?!”

   “Jangan mempersulit kehidupan kita, Ryuu-chan.”

   “Kalau begitu kembalilah kesini! Kembalilah!”

   “Kau yakin?”

   “Apa maksudmu?”

   “Ada satu cara. Aku akan kembali ke kehidupanmu.”

   “Eh?”

   “Kau yakin? Kau tidak akan menyesal?”

   “Iie… (tidak) Aku yakin. Kembalilah… Nii-chan…”

.

.

Chaerim and Love [Chapter III]

Title      : “Chaerim” and Love
Author  : Dita Chun © 2011
Type      : Multichaptered
Part      : 3 of 7
Genre   : Romance, Friendship
Rating   : PG+13
Cast     :
Shin Chaerim (OC)
Kim Yoona
Yoon Seungho
Lee Donghae




   “Kau… Sudah melukainya…! Akan kubuat perhitungan padamu!”, ancamnya keras.

   “Coba saja kalau bisa. Akan kutunggu.”, balasku ringan.

   “Baik! Kutunggu di lapangan basket sepulang sekolah!”, ucapnya lalu berlalu dari hadapanku.

   “Kenapa…?”, ucap Chaerim tiba-tiba.

Chaerim and Love [Chapter II]

Title      : “Chaerim” and Love
Author  : Dita Chun © 2011
Type      : Multichaptered (MC)
Part      : 2 of 7
Genre   : Romance, Friendship
Rating   : PG+13
Cast     :
Shin Chaerim (OC)
Kim Yoona
Yoon Seungho
Lee Donghae




   “Chaerim~ah… Jangan menangis… Aku akan menghajarnya lebih dari itu kalau kau mau…”, ucap Donghae sembari menatapku. Aku menatapnya tajam bersamaan dengan itu air mataku mengalir... PLAAKKK!!! Sebuah tamparan mendarat di pipi Donghae. Tentu saja aku yang melakukannya. Dengan penuh kekesalan aku menamparnya.

   “Chaerim~ah… Kenapa kau…”, belum selesai ia berbicara, aku sudah memotongnya.

   “SUDAH KUBILANG KALAU KEBAHAGIAANNYA ITU KEBAHAGIAANKU JUGA!!! AKU INGIN DIA BAHAGIA!!!”, teriakku sekuat tenaga.

   “Chaerim~ah…”, ia hendak berbicara, tapi aku berlalu dari hadapannya dan meninggalkan belanjaanku. Aku pergi dengan deraian air mata di pipiku. Aku benar-benar pusing!!! Aisssh!!!!

Chaerim and Love [Chapter I]

Title      : “Chaerim” and Love
Author  : Dita d’Chapbi ‘cHun’ Meii a.k.a ditachun
Part      : 1
Genre   : Romance, Friendship
Rating   : PG+13
Cast     :
Shin Chaerim (OC)
Kim Yoona
Yoon Seungho
Lee Donghae




  
“Memang… Aku juga tidak menyukainya. Padahal dia tidak pandai dan tidak cantik… Apa orang tuanya kaya sehingga dia bisa diterima sekolah disini?”, sahut Yoona menanggapi pembicaraan teman-temannya dengan sedikit berbisik. Meski berbisik, aku mendengarnya dengan jelas. Meski terlihat baik-baik saja, kalau aku mendengar mereka berkata begitu tentu saja hatiku sakit….! Berhubung temanku satu-satunya yang mau berkawan denganku dengan tulus hanya Lee Donghae. Cowok keren yang nilainya diatas dariku sedikit. Aku tetap bertahan di sekolah mewah yang penuh dengan makhluk-makhluk yang berhati mengenaskan ini..!

Yoroshiku, Jiro-kun... [Chapter II]

Title              : Yoroshiku, Jiro~kun… (Nice to Meet You, Jiro)
Author         : Dita Chun
Genre           : Romance >< Thriller *mgkn sedikit*
Part              : 2 of 2
Music           : Hikari, Ganbaretsugo!, Hitomi no Screen
Cast              :
 Nabila Kurosawa [OC]
Jiro Wang as Jiro Shinichi
Yamada Ryosuke as Yamada Ryosuke
All member Fahrenheit
All member Hey! Say! JUMP



I want you
I need you
Yeh! Kanpeki Knock Out
Yosoku (You’re so cool) Takichuu (Take it, true) 
Ganbaretsugo! (Ganbare let’s go!)
Isogu (It’s so good) Sou nen chuu
Saki midarete
Souonchuu (So want you) Sekaijyuu
Happen to you!
.
.

Begitu sampai di tempat janjian mereka Nabila mulai mencari-cari keberadaan Yamada. Bola mata kecoklatan itu berhenti beredar begitu melihat seorang cowok tak asing sedang bersandar di salah satu sisi dinding di dekat air mancur. Ia menghampiri cowok itu setengah berlari.

Yoroshiku, Jiro-kun... [Chapter I]

Title            : Yoroshiku, Jiro~kun… (Nice to Meet You, Jiro)
Author        : Dita Chun
Genre          : Romance >< Thriller *mgkn sedikit*
Part              : 1
Music          : Hikari, Ganbaretsugo!, Hitomi no Screen
Cast  :
Nabila Kurosawa [OC]
Jiro Wang as Jiro Shinichi
Yamada Ryosuke as Yamada Ryosuke
All member Fahrenheit
All member Hey! Say! JUMP





  Seorang gadis bertubuh mungil masih terpaku di tepi danau sambil menangis. Bukannya semakin mereda, tangisnya justru kian lama kian meradang. Sementara siswa laki-laki yang sedari tadi hanya berdiri dengan diam tak jauh dari tempat gadis itu hanya terus mematung, menyaksikan drama tragedi yang diperankan teman sekaligus majikannya itu. Ia hanya memandang datar pada gadis itu. Tak ada ekspresi apapun yang tampak dari wajahnya. 10 menit… 15 menit… 20 menit… Waktu terus berjalan begitu saja… Kini mulai muncul ekspresi pada wajah cowok itu. Matanya tampak sayu. Sekali-kali ia menengok jam tangannya yang detik dan menitnya tak mau berhenti berjalan.

Come Back... [Chapter VII]



Title               : Come Back . . .

Author           : dita-cHun

Type               : Multichapter

Part                : 7

Rating            : PG-15

Genre             : Romance

Music             : Beat Line by Hey! Say! JUMP

Cast                :

Kanazawa Yuuri (OC)

Mizuhara Karin (OC)

Yamada Ryosuke

Chinen Yuuri

Arioka Daiki

Disclaimer    : Seluruh tokoh milik Tuhan, kecuali plot adalah milik saya XD, no bashing. Mau bash? Silahkan, saya tidak peduli bash-bash-an  macam apapun

Warning        : Gaje binti abal ~segala kekurangan adalah milik saya~

Note               : Kyaaak! Minnaaa~ Aku come back lagi dengan lanjutan FF Come Back! :D Selama ini aku jarang punya mood untuk ngelanjutin FF ini meskipun idenya udah ada dan kelanjutan FF ini sudah bear-benar terencana dalam kepala. Pada akhirnya FF ini berlanjut dan aku emang udah lama juga nunggu kelanjutan FF ini karena agak beda dari FF ku yang lain. Ceritanya seputar romance dan friendship tapi aku nggak bosan xD ehehe. Ok, happy reading! Jangan lupa komen yah! ^^V

Summary      : Yuuri mulai merasa ada sesuatu yang ganjil dari Ryosuke. Pria itu sepertinya sedang sakit, tapi ia tidak ingin berpikir terlalu jauh. Chinen yang tiba-tiba datang mencari Mizuhara menimbulkan tanda tanya bagi Yuuri. Sementara Ryosuke yang tidak senang dengan kedatangan pria itu lekas menghubungi sepupunya tersebut untuk menyingkirkan Chinen dari rumahnya. Tapi, Yuuri tiba-tiba memohon untuk ikut Chinen menemui Mizuhara. Ada sesuatu yang ingin ditanyakannya kepada gadis itu. Sesuatu yang penting mengenai Ryosuke dan menjelaskan pada Chinen bahwa ia mungkin masih mencintai Chinen, sedikitnya.








      “Chii…” Yuuri kembali membuka pembicaraan. “Maaf, untuk semuanya.”

      Aku mengukir segaris senyum, “Aku tidak menyalahkanmu. Bukankah ini berjalan seperti yang seharusnya?”

      Ia diam sejenak, kemudian kembali berbicara. “Aku tidak tahu apa ini pantas untuk kukatakan padamu. Tapi, entah kenapa aku ingin mengatakan ini padamu. Bersama Ryosuke dan bersamamu adalah sesuatu yang berbeda.”

Sabtu, 03 Agustus 2013

Greensleeves



Title                     : Greensleeves

Author                 : Dita Chun © 2013

Length                 : Oneshoot

Rating                 : G [General]

Genre                  : Romance, Slice of Life

Theme Song       : Mozart—Greensleeves

Main Cast           :

*Aku

*Dia

Disclaimer           : This story inspired by the classical music by Mozart title Greensleeves. The plot is from my own feeling.

Warning              : ~gaje binti abal~ segala kekurangan adalah milik saya

Note                     : Gak tau apa yang udah aku tulis. Yang pasti waktu itu Irene bilang pengen dibikinin cerita tentang Greensleeves. Tapi, karena dia belum ada kabar tentang idenya, aku bikin ini aja. Judulnya Greensleeves juga karena aku nggak tau harus dikasih judul yang gimana lagi. Happy reading, enjoy it, jangan lupa komen! ^_





     Hari itu mentari bersinar cerah, menembus rerimbunan daun yang mulai menghijau satu-satu. Angin bertiup sepoi-sepoi dan udara terasa sejuk. Tidak ada mendung bahkan hujan sekalipun. Ramalan cuaca mengatakan bahwa hari itu akan menjadi hari yang cerah sampai akhir.

Jumat, 02 Agustus 2013

Zhu Ni Sheng Ri Kuai Le, Chun!



Title                 : Zhu Ni Sheng Ri Kuai Le, Chun! #gatau mau kasih judul apa—Special for Wu Chun’s Birthday#
Author             : Dita d’Chapbi ‘cHun’ Meii a.k.a ditachun
Type                : Oneshot
Genre              : Angst
Rating              : PG+12
Music               : Goodbye Days by YUI
POV                 : Author
Main Cast        :
#Wu Chun
#Li Zhao Xiu (OC)




     Sesosok pria tegap melangkahkan kakinya perlahan namun pasti. Menjejakkan kaki untuk kesekian kalinya di tanah yang sama. Tanah yang sama sekitar empat belas  tahun silam. Lama kakinya terus melangkah, menaiki undakan—tanjakan. Undakan menyerupai ribuan anak tangga itu seolah tak habis dijejaknya. Betapa tiap sekon terasa begitu berarti baginya, tiap sekon sejak empat belas tahun yang lalu. Sembari menggendong sebucket bunga matahari, ia terus menaiki undakan itu.

Sebuah Janji




Pagi ini hujan deras mengguyur kota Seoul. Bersamaan dengan itu kulihat seseorang berlari kencang melewati koridor. Padahal ini, kan koridor, harusnya tidak boleh berlari… Huh… Tiba-tiba sebuah suara yang tak asing sedikit mengagetkanku. Terbukti dengan sedikit bergetarnya tubuhku karena suara itu.
     “Yu-Ri, kenapa kau belum pulang?”, tanya suara tersebut. Seketika aku menoleh dan membalikkan badanku untuk memastikannya. Benar. Dia Park Hyung-Min,
     “Ah, kau rupanya. Mengagetkanku saja. Emm. Kau sendiri masih ada di sini malah berani tanya begitu. Hm?”, balasku dengan senyum simpul.
     “Hahaha… Kau selalu membalikkan pertanyaan orang. Eh, sudahlah. Emm. Bukankah hari ini masih pertengahan musim panas, kenapa tiba-tiba hujan sederas ini ya?”, tanya Hyung-Min lagi.
     “Mana kutahu. Oh ya, apa kabar Geum-Nim?”, tanyaku.
     “Emm. Baik. Oh ya, dia juga titip salam untukmu beberapa hari yang lalu, tapi maaf aku benar-benar lupa. Hahaha…”, lagi-lagi ia tertawa. Karena di koridor, tawanya sedikit menggema. Entah kenapa pikiranku sedikit risau dengan tawanya.
     “Eh, kau ada waktu tidak?”, tanyanya.
     “Ada apa? Mau mengajakku jalan-jalan? Hm?”, tanyaku langsung.
     “Hm. Kudengar dari teman sekelasku dekat sini ada kedai kopi yang baru buka. Letaknya tidak jauh dari sini, mau kesana tidak?”, tawarnya.
     “Baiklah. Kali ini aku yang traktir ya?”, ucapku.
     “Eh? Benarkah? Kalau mahal bagaimana?”, tanyanya.
     “Apakah benar-benar mahal?”, tanyaku balik. Ia hanya tersenyum simpul. Kubuka payung hijau yang sedang kugenggam. Kami pun pergi ke kedai kopi yang dimaksud Hyung-Min.
            Setelah beberapa menit berjalan kaki, kami mendapati sebuah kedai kopi yang cukup besar. Kami pun segera masuk ke dalamnya. Dan disana benar-benar ramai pengunjung. Mungkin karena lokasinya yang cukup strategis.
     “Aku akan beli kopinya.”, ucapku.
     “Hm. Kutunggu disini. Eh, setelah ini kita naik Cable Car (kereta gantung) yang ada di sini ya?”, ajaknya.
     “Ada?”
     “Hm. Tempatnya mirip dengan yang ada di Namsan Seoul Tower ya?”, ucapnya.
     “Hm.”, aku mengangguk, lalu berlalu dari hadapannya.
     “Terima kasih.”, ucapnya selepas aku memberikan padanya kopi yang kubeli.
     “Eh ya, berapa harga disini?”, tanya Hyung-Min.
     “Emm. 3000 won.”, jawabku.
     “Ayo.”, kami pun melihat-lihat pemandangan indah di bawah kami. Seoul tampak sangat indah dari atas sini. Sayang sekali cuacanya sedikit buruk, jadi keindahan kota Seoul sedikit tertutup oleh kabut. Tapi, tetap saja sangat indah…
            Park Hyung-Min yang ada di sampingku sekarang ini adalah murid pindahan dari Myeongdong. 2 tahun lalu kami bertemu di awal musim semi. Ketika aku dihukum karena tidak mengerjakan pekerjaan rumah dan aku mengerjainya habis-habisan bersama teman-temanku. Awalnya kami sekelas, tapi setelah kami memasuki kelas 3, kelas pun diacak dan kami pun berpisah. Sesingkat itu pertemuan dan perpisahan kami. Meski singkat, tapi dia benar-benar orang yang memberikan kesan yang sangat mendalam. Seiring berjalannya waktu kami jarang sekali berbicara banyak, hanya sesekali saling menyapa. Hari ini kami berbicara cukup banyak. Aku senang. Itulah yang ada di pikiranku sekarang.
     “Eh, kenapa diam?”, tanya Hyung-Min tiba-tiba.