Title :
“Chaerim” and Love
Author : Dita Chun ©
2011
Type :
Multichaptered
Part : 3 of
7
Genre :
Romance, Friendship
Rating : PG+13
Cast :
Shin Chaerim (OC)
Kim Yoona
Yoon Seungho
Lee Donghae
“Kau… Sudah
melukainya…! Akan kubuat perhitungan padamu!”, ancamnya keras.
“Coba saja
kalau bisa. Akan kutunggu.”, balasku ringan.
“Baik!
Kutunggu di lapangan basket sepulang sekolah!”, ucapnya lalu berlalu dari
hadapanku.
“Kenapa…?”, ucap
Chaerim tiba-tiba.
“Kenapa kau
terpancing ancamannya? Kusarankan sebaiknya jangan datang…”, ucapnya.
“Ah? Apa?
Tidak mungkin Chaerim. Aku ini pria dan tak mungkin menarik ucapanku sendiri.”,
ucapku. Sejenak ia diam. Lalu mulai menyahut.
“Terserah kau
lah…”, begitu ucapnya lalu keluar dari kelas.
“Padahal…
Untukmu juga, kan? Kenapa kau malah terus-menerus membelanya?”, batinku.
++++Chaerim POV++++
Aku berlalu
dari hadapannya. Kenapa dia harus menanggapi Seungho, sih?! Jangan-jangan
Seungho mengajak bertanding basket?! Aisshh… Donghae kan selalu kalah melawan
Seungho… Wajar sih… Seungho, kan kapten tim basket sekolah yang paling
diandalkan. Dan aku… Tak mau Donghae terluka! Aku tak mau keduanya terluka!
“Hei, gadis
bodoh!”, ucap seseorang di belakangku. Aku menoleh. Kutatapnya dengan wajah
malas.
“Yoona…? Kau
mau apa?”, tanyaku dengan sangat malas.
“Hei, katakan
pada temanmu yang bodoh itu untuk mundur. Kusarankan begitu… Karena… Kau tahu,
kan siapa Seungho?”, ucap Yoona meremehkan.
“Sudah
kubilang padanya dan ia tetap tidak mau. Ya sudah.”, ucapku hendak berlalu dari
hadapan gadis menyebalkan ini. Tapi, sebuah tangan menggenggamku erat.
“Eh?!
Kuperingatkan padamu dan teman bodohmu itu… Bahwa Seungho tidak akan pernah
kalah. Arasseo?! (mengerti?!)”, ucap Yoona lagi.
“Apakah iya?
Aku tidak percaya bahwa Tuhan tidak akan bertindak. Dan aku yakin… Setiap
manusia pernah merasakan kekalahan dan kemenangannya masing-masing. Tak
terkecuali kau dan aku. Arasseo?!”, balasku lalu melepaskan genggamannya
kuat-kuat. Kulihat ia begitu terkejut dengan ucapanku. Tapi, aku merasa bahwa
aku benar. Jadi, tak masalah bagiku. Semoga dia benar-benar akan mengerti…
******
Sepulang
sekolah, Donghae menyuruhku pulang duluan dan tidak usah ikut dengannya. Tapi,
diam-diam aku mengintip mereka bermain dari kejauhan. Mereka bermain dengan
sportif 1 on 1… Begitu keren keduanya saat bermain. Andai Seungho dan Donghae
bisa akur… Aku pasti sangat bahagia. Di akhir babak… Donghae menang dengan skor
87-85. Selisih 2 angka. Tiba-tiba… JDUGHH!! Seungho memukul wajah Donghae
dengan keras. Donghae yang tidak terima akan perlakuan Seungho menghampiri
Seungho dan hampir memukulnya. Aku keluar dari tempat persembunyianku dan
bersamaan dengan itu aku melihat Yoona keluar dari balik pohon sambil berlari
membawa tongkat kasti. Kulihat dari aba-abanya ia berada di belakang Donghae
dan akan memukulnya, tapi malah… JTDUGH!! Kurasakan begitu sakit di kepala
bagian belakangku ketika aku memeluk Donghae dari belakangnya. Kemudian
kurasakan pandanganku semakin kabur dan aku pun tak mengingat kejadian apapun
setelah itu…
++++Seungho POV++++
Kulihat gadis
itu memeluk pria ini (Donghae) yang hampir memukulku… Kemudian ia terjatuh ke
lantai sesaat setelah sebuah tongkat mengayun ke kepalanya. Darah mengucur dari
kepalanya. Aku benar-benar terkejut!
“Aku… Aku…”,
Yoona yang tengah berdiri di belakang gadis itu menggenggam tongkat kasti
dengan tangan gemetar.
“Yoona, apa
yang kau lakukan?!”, tanyaku.
“Chaerim!
Shin Chaerim!! Bangunlah Shin Chaerim..! Ayo…! Aku akan membawamu ke Rumah
Sakit…”, ucap Donghae sambil menggendong gadis gemuk itu dengan susah payah.
“Aku akan
memanggil ambulans…!”, seruku segera memencet nomor rumah sakit terdekat. Dan
akhirnya… Ambulans pun datang dan membawanya bersamaku, Yoona, dan Donghae…
“Kau?!”, seru
Donghae sambil menatap Yoona tajam. Kulihat Yoona mengalihkan pandangannya
dengan wajah ketakutan.
“Kau juga…!”,
ia berbalik menatapku.
“Kalian
berdua… Kalau sampai terjadi sesuatu pada Chaerim… Kalian lah orang pertama
yang akan kuberi perhitungan!”, ucapnya. Kulihat Donghae menggenggam tangan
gadis itu dengan erat seolah tak mau kehilangannya… Ia melihat ke arah gadis
itu dengan penuh kasih… Bagaikan melihat peri yang sedang bersedih… Aku terus
bertanya dalam hatiku… Sebenarnya… Apa keistimewaan gadis ini? Sampai-sampai
pria di sampingku ini begitu memujanya… Dan mengagungkannya… Dia benar-benar
tidak cantik sama sekali. Tubuhnya gemuk, berantakan, dan dia juga bodoh…
Berbeda sekali jika dibandingkan dengaan Yoona yang begitu cantik dan seksi
juga pandai di segala mata pelajaran… Ada apa sebenarnya dengan gadis ini???
.”Chaerim” And Love…
.TO BE CONTINUED+++++++>>>>>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar