Jumat, 02 Agustus 2013

When I Meet You



Title         : When I Meet You

Author      : dita-cHun © 2012

Type         : Ficlet

Rating      : PG+13

Genre       : Romance, Slice of Life

Music       : Ai Ai Gasa by Tegomasu

Cast         :

#Licha [OC]

#Chinen Yuuri

Disclaimer        : Cast adalah milik Tuhan, Chinen calon milik author. Sedangkan segala plot adalah milik author. So, no bashing!

Warning    : gaje binti abal ~segala kekurangan adalah milik saya~



.

Kala buliran bening membasuh kota…

.

     Hujan rintik-rintik kian lama kian deras. Aku mempercepat langkahku memasuki bus yang akan  mengantarku—setidaknya sampai halte dekat rumahku. Dengan sigap aku mencari posisi kursi penumpang yang cukup nyaman dan tidak akan terlalu bising. Usai aku menemukan kursi dengan lokasi yang cukup pas, aku segera membenarkan posisi dudukku. Sesekali aku menengok ke arah luar jendela. Kubuka novel yang dari tadi kugenggam dan lekas membacanya.

.
 
Aku melihatnya yang datang terburu-buru…

.

     Bus berhenti pada halte pertama, aku masih berkutat dengan novelku. Hingga pandanganku tersita oleh seorang pria yang kala itu tengah berjalan tergopoh-gopoh menuju bus, mencoba meraih bus yang sedang kutumpangi. Dan pada akhirnya, ia naik ke dalam bus.

.

Aku mendengar desah nafasnya yang lembut…

.

     “Anoo, boleh aku duduk disini…” celetuk sesosok pria—pria yang tadi. Aku mengangguk pelan. Tak sampai sedetik usai aku mengangguk, ia segera merebahkan tubuhnya di atas kursi di sampingku. Terdengar nafasnya yang terus memburu akibat berlari mengejar bus ini, tentunya…

     “Err… Chinen Yuuri desu. Kau?” pria itu mengulurkan tangan sambil memperkenalkan dirinya. Aku menjabatnya segera. Meski aku baru di kota ini, tapi aku cukup mengerti dengan yang ia maksudkan. “Namaku Licha…”

     “Licha? Kenapa rasanya seperti nama asing? Kau bukan orang jepang, kah?” tanyanya.

     “Iie. Aku dari Indonesia,” jawabku ringan.

.

Ia sangat ramah dan itulah yang membuatku merasa kami dekat…

.

     “Eh?”

     “Ya, aku kuliah di salah satu universitas dekat Shibuya…” jawabku.

     “Ah, souka… hahaha. Aku juga ada teman yang kuliah di daerah sana lho…” ia terus berbicara, membuka pembicaraan kami dengan sangat ramah. Entah kenapa aku terus terhanyut dan semakin tertarik untuk menanggapinya.

     “Mungkin aku mengenalnya?” tanyaku.

     “Namanya Izawa Ichiro, jurusan jurnalistik. Kau kenal?”

     “Hmm… Kurasa temanku yang mengenalnya…” jawabku. Ia tertawa kecil mendengarnya. “Katakan saja kalau kau tidak mengenalnya… Licha-chan…”

     “Hahaha… iya…”

.

Yang paling tak terlupakan adalah headset di telinga kami…

.

     “Hmm… Ngomong-ngomong, kau suka musik?” tanyanya. Ia mengeluarkan I-Pod dari tas selempang yang melingkar di pundaknya. “Mau memberikan pendapat tentang ini?”

     Ia memberikan salah satu sisi headset di tangannya, sedangkan sisi yang lain dipakainya di telinga kirinya. Sebuah musik klasik mengalun dari sana dan kurasa ia sangat menikmatinya. Aku hanya diam mendengarkan musik yang seolah membiusku untuk terus menikmatinya. Meski sebenarnya aku kurang suka pada musik klasik, aku mencoba menikmatinya.

.

Alangkah baiknya jika waktu tiba-tiba berhenti…

Menghapus jarak dan perpisahan di antara kami…

.

CKIIITT…!

.

     Bus berhenti pada halte berikutnya. Alunan musik klasik sudah tidak terdengar lagi, aku lekas melepaskan headset di telingaku. Tampak pria bernama Chinen itu sibuk berkemas. Kurasa… dia akan turun di halte ini.

     “Ne, gomen, aku harus pergi… Suatu saat, kalau kita bertemu lagi, aku akan menunjukkan musik yang lain, ok?” ucap Chinen sembari tersenyum. Ia meringkas I-Podnya dan memasukkannya kembali ke dalam tas. Kemudian bangkit dan segera turun dari bus.

.

Sehingga aku tidak perlu serindu ini~

.

     Hari berganti minggu, sedangkan bulan berganti tahun, aku tidak pernah menjumpainya lagi sejak itu. Hari hujan yang menyenangkan itu tidak pernah  terulang kembali. Chinen yang bilang akan menunjukkan musik klasik lainnya itu… Tidak pernah kujumpai lagi sejak 12 tahun yang lalu…


.the end.Top of FormBottom of Form

Tidak ada komentar:

Posting Komentar