Selasa, 13 Maret 2012

Gomennasai... [Part XI]


Title   : Gomennasai…

Author  : dita-cHun

Type    : Multichapter

Part    : 11

Rating  : PG+13

Genre   : Romance, Action

Cast    :

Kazuki Mao [OC]

Chinen Yuuri (Hey! Say! Jump!) as Chinen Yuuri/Chii

Wu Chun (Fahrenheit) as Kyozou Yama

Nakajima Yuto (Hey! Say! Jump!) as Nakajima Yuto

Hashizawa Megumi [OC]

Disclaimer    : Seluruh cast adalah milik Tuhan, sedangkan segala karakter mereka adalah milik saya! XDD

Warning   : Typo, gaje binti abal—segala kekurangan adalah milik saya—Tapi, bagi yang uda baca wajib komen! #dibuangkelaut# XD




“Kazu-chan…! Kazu-chan…!” Nakajima tampak begitu gelisah. Ia segera berlari menuju kelas Kazuki. Sementara Kazuki hanya menatap wajah Nakajima sekilas.

“Kazu-chan…” Nakajima berusaha menstabilkan nafasnya. Ia mengusap wajahnya yang telah berpeluh gara-gara berlari.

“Nani? (ada apa?)” tanya Kazuki.

“Ayo!” Nakajima menarik tangan Kazuki dan membawanya menuju aula. Kazuki segera melepaskan gandengan Nakajima. Ia melihat dengan mata kepalanya sendiri, lukisannya sudah tak berbentuk lagi. Kotor. Penuh dengan cat. Tidak ada yang tahu apa yang ada di dalam kepala Kazuki sekarang. Yang pasti ia tampak begitu murka.

“Kazu-chan, lukisanmu…” Nakajima menunduk sejenak.

“Bagaimana bisa begini? Ini mengerikan,” lanjut Nakajima.

“Dare? (siapa?)” ucap Kazuki berpikir.

“Aku tidak yakin… Tapi… SMA Fahrenheit…”

“Sialan!” teriak Kazuki. Ia segera berlari menuju kelasnya diambilnya jaket dan tas ransel miliknya.

“Kazu-chan, kau mau kemana?” tanya Nakajima. Kazuki hanya berlalu begitu saja. Ia berlari menuju SMA Fahrenheit. Hanya satu tujuannya. Kyozou Yama.

“Kyozou Yama!!!” teriak Kazuki begitu dilihatnya Kyozou tengah asyik bercanda di kantin.

“Kazuki Mao?” Kyozou tampak begitu bingung dengan kedatangan gadis yang sejak beberapa detik yang lalu membuat kegaduhan di kantin. Kyozou berdiri dari tempatnya semula.

.

BUGH!

.

“Hei, apa yang kau…”

.

BUGH!

.

BUGH!

.

Kazuki terus memukuli Kyozou tanpa berbicara sepatah katapun.

.

BUGH!

.

Kali ini Kyozou yang menghajar Kazuki. Sekali. Namun berhasil membuat setetes darah segar mengalir melalui celah bibir Kazuki.

“Apa maumu, huh?!” tanya Kyozou begitu benar-benar lepas dari Kazuki.

“Kyozou-kun?” Chinen yang barusan sampai di kantin segera menghampiri Kyozou yang masih berdiri berhadapan dengan Kazuki. Sejenak Chinen menatap wajah Kyozou yang sudah penuh luka.

“Kazuki Mao!” teriak Chinen sambil berdiri di depan Kyozou. Ia meletakkan minumannya di meja di sampingnya.

“Kau?” Kazuki menatap Chinen sinis.

“… Kazu-chan…” terdengar suara cowok yang terengah-engah kian mendekat ke arah Kazuki.

“Aku tahu kau marah, tapi bukan sekarang! Ayo, kuantar pulang!” Nakajima menggandeng tangan Kazuki.

.

PLAK!

.

“Semua ini tak ada hubungannya denganmu!” teriak Kazuki.

“Kita lanjutkan ini hari Sabtu!” Kazuki segera berlalu dari hadapan semua orang yang ada di sana. Sementara Nakajima masih terpaku di tempatnya.

“Kyozou-kun, kau baik-baik saja?” tanya Chinen.

“Tidak!” Kyozou segera pergi ke UKS ditemani Chinen.

******

“Ehh???” kelas 2-E tampak begitu gaduh pagi ini.

“Tadi Matsuhara sensei memanggil Daisuke. Pasti ini ada kaitannya dengan Kazuki Mao!” seru seorang siswa cowok menimpali.

“Ah~gadis brutal itu selalu saja cari masalah untuk kelas kita! Apa tidak bisa sehari saja dia jadi anak manis?” timpal cowok lain.

“Anak seperti itu mana bisa?” timpal seorang siswi di gerombolan anak itu.

“Aissh~ kelas kita bisa masuk daftar hitam lagi kalau dia bikin kekacauan…” keluh yang lain.

“Tapi, kita bisa apa selain menonton? Dia terlalu kuat…” ucap yang lain.

“Kalian, apa yang kalian bicarakan?” Nakajima tiba-tiba muncul.

“Nakajima-kun… Kau terlalu baik pada Kazuki. Meski dia mencampakkanmu kau tetap saja berusaha. Apa tidak ada gadis lain yang lebih baik daripada dia?” tanya seorang siswi pada Nakajima.

“Aku bosan dengan gadis baik-baik…” ucap Nakajima.

“Dan… kalian jangan membicarakan hal seperti itu tentang Kazuki. Aku tidak suka,” lanjutnya lalu pergi begitu saja dari kelas 2-E.

“Kupikir Nakajima Yuto itu pria kutu buku yang suka dengan gadis baik-baik… Ck… Ternyata…” ucap seorang siswa.

“Pssst…” satu di antara mereka memberikan kode untuk diam begitu melihat Kazuki bergegas masuk ke kelas. Mereka semua menghentikan pembicaraan dan kembali duduk di tempatnya masing-masing.

“Emm… Kazu-chan… Ano…” ucap Daisuke, ketua kelas 2-E. Kazuki melepaskan satu headset yang tadi bertengger di telinganya.

“Matsuhara sensei memanggilmu ke kantor…” ucap Daisuke pelan, ia sangat berhati-hati menghadapi Kazuki. Kazuki segera memasang kembali headsetnya lalu berjalan ke ruang guru.

******

“Kazuki-san, seorang guru menelepon kalau kau membuat kegaduhan di SMA Fahrenheit. Apa itu benar?” tanya Matsuhara sensei pada Kazuki di ruang BK.

“Hai’ (ya),” jawab Kazuki singkat.

“Kalau kau ada masalah, tidak bisakah bicarakan hal itu baik-baik?” tanya Matsuhara sensei.

“Iie (tidak),” jawab Kazuki.

“Kazuki-san!” ucap Matsuhara sensei.

“Kalau sensei tidak berniat untuk bertanya padaku, maka tak perlu bertanya. Kalau sensei hanya memberatkan pendapatmu, lakukan saja semaumu,” ucap Kazuki ringan.

“Apa yang kau katakan?!” Matsuhara sensei mulai naik amarahnya.

“Kalau sensei hanya ingin mendengar jawaban ‘iya’ dariku, lebih baik aku pergi,” Kazuki berdiri dari tempatnya semula.

“Kazuki-san!” teriak Matsuhara sensei. Kazuki hanya berlalu, pura-pura tak mendengar apapun.

‘Semuanya memuakkan!’ batin Kazuki sambil mengulum permen karetnya.




.TO BE CONTINUED++++++++>>>>>


.COMMENT PLEASE!!^o^

2 komentar:

  1. Gyaaa, akhirnyaaaaa!!
    Hayoo, part lanjutannya jgn ditunda yaahhh xD

    btw, gemes sama yutyut! baeeek bgt!
    karakter yutyut disini kok ngingetin ak sama karakter dy di epep ku yah? *plak!

    Lanjuuuttt xD

    BalasHapus
  2. CEPAT! CEPAT!!!!!saya penasaran. =o=
    #plakk

    BalasHapus