Senin, 05 Maret 2012

Gomennasai... [Part III]

Title   : Gomennasai…

Author  : dita-cHun

Type    : Multichapter

Part    : 3

Rating  : PG+13

Genre   : Romance, Action, Thriller (maybe)

Cast    :

Kazuki Mao [OC]

Chinen Yuuri (Hey! Say! Jump!) as Chinen Yuuri/Chii

Wu Chun (Fahrenheit) as Kyozou Yama

Nakajima Yuto (Hey! Say! Jump!) as Nakajima Yuto

Hashizawa Megumi [OC]

Disclaimer    : Seluruh cast adalah milik Tuhan, sedangkan segala karakter mereka adalah milik saya! XDD

Warning   : Typo, gaje binti abal—segala kekurangan adalah milik saya—Tapi, bagi yang uda baca wajib komen! #dibuangkelaut# XD




“Kazuki Mao!” sebuah suara memekik di telinga Kazuki kala ia tengah berjalan pulang. Kazuki menghentikan langkahnya dan membalikkan posisi tubuhnya yang semula membelakangi suara tersebut. Tampak seorang cowok imut tengah berdiri sekitar dua meter darinya. Cowok itu melangkah mendekati Kazuki. Hingga sekitar satu setengah meter jaraknya dengan Kazuki, ia menghentikan langkah.
“Kau?” ucap Kazuki saat melihat wajah tak asing  itu di hadapannya.
“Ya. Aku Yuuri Chinen. Panggil saja aku Chii,” ucap Chii dengan tatapan datar tepat pada kedua manik mata Kazuki.
“Mata yang benar-benar menakjubkan…” batin Chii. Setiap ia menatap mata Kazuki selalu kalimat itu muncul dalam batinnya.
“Apa maumu? Kenapa kau mengikutiku?” tanya Kazuki menelisik.
“Sungguh. Tidak pantas seorang gadis berbicara layaknya laki-laki. Seperti kau, lihat dirimu saat ini. Berdiri layaknya laki-laki. Aku katakan, Yama dan kami bukanlah tandinganmu. Maksudku sungguh negative disini. Bukankah meski hatimu, pikiranmu seperti laki-laki, kau tetaplah seorang gadis? Yang memiliki stamina lebih minim dibanding laki-laki seperti kami? Apa Ibumu tidak pernah menyadarkanmu tentang hal ini…?” ucap Chii menekan kata ‘gadis’ dan ‘Ibu’ dengan sangat kental. Perlahan tapi pasti jemari Kazuki yang semula lemas mulai menegang dan mengepal erat.
“Kenapa kau suka sekali berkomentar seperti itu? Aku tidak butuh komentarmu!” bentak Kazuki.
“Eh? Ternyata benar. Kau mudah sekali marah,” ucap Chii dengan senyum meremehkan.
“Tutup saja mulutmu itu,” ucap Kazuki sambil hendak pergi dari tempatnya. Ia mencoba menetralkan suasana hatinya.
“Begini saja sudah mau kabur? Rupanya begitu pengecut!” seru Chii yang membuat Kazuki menghentikan langkahnya. Chii semakin mendekat ke arah Kazuki. Merasa Chii semakin mendekat, Kazuki segera melayangkan sebuah pukulan keras, tapi berhasil ditangkis oleh Chii.
“Dia pendek diantara teman-temannya, tapi tangannya besar juga…” batin Kazuki yang tangannya sudah berada di genggaman Chii.
“Antisipasi yang bagus, bukan?” ucap Chii diselingi senyumnya yang mengembang lalu membanting keras tangan Kazuki sampai membuat Kazuki sedikit terhempas dari tempatnya.
“Salam hari ini cukup ya… Dah!” Chii meninggalkan Kazuki yang masih terpaku di tempatnya.
DANGG!!! Karena kemarahan Kazuki telah memuncak, di tendangnya tiang listrik di hadapannya yang kemudian membuat kaki Kazuki sedikit nyeri.
“Sial!”
******
____________________________
Laporan penyelidikan sekilas :
Nama : Kazuki Mao
Sekolah   : SMA Heisei
Kelas     : 2-E
Hasil laporan :
-Hanya tinggal bersama Ibunya
-Tidak memiliki gank
-Tidak terpengaruh Max Pheromone Kyozou
-Mudah naik darah
-Sering memukul dengan tangan kiri
-….bla…bla….
____________________________
Chii tengah sibuk mencorat-coret buku catatan miliknya. Sambil meneguk sekaleng minuman ia terus fokus dengan buku di hadapannya.
“Gadis itu benar-benar menarik… Baru kali ini kasus kami tentang gadis… Huh… Gadis sungguh memusingkan…” gumam Chii lalu menutup buku catatannya.
“Ah, lebih baik aku mengajak Moi-chan jalan-jalan! Dia adalah gadis paling menyenangkan dan tidak memusingkan!” seru Chii sambil bergegas menghampiri Moi, anjing peliharaannya.
“Moi-chan, ayo kita jalan-jalan! Kita sudah lama tidak keluar, bukan?” seru Chii sambil menarik ujung tali yang mengikat Moi lembut. Mereka segera berjalan dengan semangat menuju taman.
Sampai di taman Chii melihat Kyozou tengah duduk di sebuah bangku taman bersama gadis-gadis seksi di sampingnya.
“Pasti Kyozou-kun menggunakan Max Pheromone-nya,” gumam Chii.
“Guk!” tiba-tiba Moi berlari ke arah Kyozou. Ikatan talinya lepas.
“No!! Moi-chan!! Jangan lagi! Aishh, Kyozou-kun!!!” seru Chii melihat Moi menghampiri Kyozou dan melompat ke pelukan Kyozou.
“Kyozou-kun… Kau punya anjing?” tanya salah seorang dari gadis-gadis itu.
“Ah, tidak. Kurasa ini anjing temanku,” ucap Kyozou sambil mengitarkan pandangannya ke sekeliling berharap menemukan Chii.
“Moi-chan!” seru Chii lalu menarik Moi dari pelukan Kyozou.
“Kyozou-kun, kau menghancurkan jalan-jalanku!” protes Chii lalu mengajak Moi pergi menghindar.
“Moi-chan, kau jangan pernah tertarik dengan Max Pheromone Kyozou-kun! Dia akan mempermainkanmu! Kau mengerti?” ucap Chii pada Moi.
“Kau harusnya bisa menghindari Max Pheromone itu seperti Kazuki Mao!” seru Chii tanpa sadar.
“Eh? Kenapa aku harus menyebut namanya?” gumam Chii.
“Ah, sudahlah. Moi-chan, kau jadi Moi-chan saja. Tapi, jangan pergi dariku demi Kyozou-kun…” ucap Chii.
“Guk!” seru Moi. Mendengar itu Chii tersenyum lega.
“Dasar, tidak normal! Kau ini cuma memikirkan Moi-chan saja…! Sana kencan dengan gadis berwujud manusia! Lama-lama kau bisa gila kalau bersikap imut begitu pada Moi-chan!” seru Kyozou tiba-tiba.
“Terserah! Tapi, kurasa kencan dengan gadis itu lebih merepotkan!” ucap Chii.
“Kau itu selalu lemah di depan Moi-chan! Kuharap suatu saat kau jatuh cinta pada seorang gadis sampai tidak ingat Moi-chan lagi!” goda Kyozou.
“Kyozou-kun!!! Baka (bodoh) !!!” seru Chii lalu pergi dari hadapan Kyozou yang sedikit terkekeh.
“Dasar… Kau yang bodoh, Chii…” ucap Kyozou terkekeh.
******
“Hyaaaaat….!!!” seru Kazuki. Kakinya terangkat bersiap menendang batu-bata di depannya.
BUAGH!!! Suara melengking itu terdengar nyaring. Batu-batu yang ditendang Kazuki telah mendarat tepat di perut Crish, ketua gank SMA Jinbou.
“Ukh…! Kalian… Cepat habisi dia!!” seru Crish memerintahkan anak buahnya. Sepuluh orang diantara mereka telah terkulai lemas di lantai. Darah segar menetes dari bibir sebelah kiri Kazuki. Ia menahan perih itu sambil tersenyum evil melihat tinggal dua orang lagi yang harus dihadapinya.
PLANK!! Di hempaskan tongkat kayu dari tangannya melihat korbannya telah terkulai semua. Nafas Kazuki tersengal-sengal kelelahan.
BUGH!!! Tanpa disadari, seseorang mengintainya dari kejauhan dan begitu melihat situasi dan kondisi telah terjamin, dipukulnya kepala bagian belakang Kazuki sampai berdarah dengan sekali hempasan tongkat kayu.
“Aaarghh…!!” teriak Kazuki. Pandangannya kabur sebelum ia sempat melihat siapa yang memukulnya.




.TO BE CONTINUED+++++++>>>>>



.tolong tinggalkan comment^^
.arigatou gozaimasu!! ^o^

2 komentar:

  1. kalo moi-chan kena veromonnya kyozou yama,, aku mungkin akan kena veromonnya chinen aja!!
    #mulai deh... =.=
    gyahahaha.....
    lanjut.. lanjut~~

    BalasHapus
  2. mulai bingung deh,, antara Kyozou ama Chii,, siapa yg jadian ama Kazuki...??

    BalasHapus